Get Adobe Flash player
slide image

Selamat Datang di Lembah Gogoniti Farm

Lembah Gogoniti Farm merupakan sebuah usaha agribisnis yang bergerak di On Farm (Budidaya) dan Off Farm (Non Budidaya). Produk utama Lembah Gogoniti farm adalah kambing Peranakan Ettawa (PE) yang terletak di lereng   Gunung Gogoniti sekitar 45 Km Timur...
Read More..

slide image

Khasiat Susu Kambing

Tidak mudah untuk mengembangkan gizi dalam susu. Namun, para ahli peternakan hewan di Universitas California Davis telah menemukan bahwa dalam susu kambing terdapat plasma yang bersifat seperti enzim antibakteri yang juga terkandung dalam...
Read More..

slide image

Pengenalan dunia Pertanian dan Peternakan

Pengenalan dunia Pertanian dan Peternakan Sejak Usia Dini dengan dikemas secara menarik yaitu dengan konsep belajar sambil bermain...
Read More..

slide image

Pakan Fermentasi

Agar susu kambing yang dihasilkan tidak beraroma kambing ( prengus ), pakan untuk kambing dibuat dengan cara difermentasi. Di samping mengurangi pakan hijauan sebagai pakan utama kambing, Pakan fermentasi  mempunyai keuntungan yaitu: * Membuat penggemukan kambing semakin cepat * Memperbaiki...
Read More..

slide image

Rumput Gajah Super / Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv. Mott)

di sini (galeri/category/2-rumput-gajah-super.html) Untuk Kandungan Protein, lemak, ketercenaan, serta hasil dapat Anda lihat di sini (artikel/29-pakan-kambing/117-pengaruh-jarak-tanam-terhadap-hasil-komponen-dan-kualitas-rumput-gajah-mott-pennisetum-purpureum-cv-mott.html) Untuk  Pemesanan bibit (dalam bentuk stek) dan konfirmasi pembayaran di sini (order-produk-a-jasa.html) Silahkan hubungi: Didik Yusuf W: 081 233 94 7575 (Telkomsel) Mukarom Salasa: 081 233 94 7676...
Read More..

Alamat Lembah Gogoniti Farm

Alamat LG Farm:

RT 05 RW 01 Desa Kemirigede

Kec. Kesamben Kab. Blitar

Jawa Timur - Indonesia

Email , Facebook, PIN BB

PIN BB : 5CBC7FF30 (Didik Yusuf)


Facebook / email :
lembahgogonitifarm@gmail.com

Kontak Kami

  • Didik Yusuf :
  • 081 233 94 7575 (Telkomsel)
  • Mukarom Salasa
  • 081 233 94 7676 (Telkomsel)
Terjemah Bahasa
Kontak Kami


------------------------------------

Web Admin

Status YM

------------------------------------

Support

Status YM

 



Pengunjung Situs
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini473
mod_vvisit_counterKemarin1715
mod_vvisit_counterMinggu ini4239
mod_vvisit_counterMinggu lalu10166
mod_vvisit_counterBulan ini29499
mod_vvisit_counterBulan lalu41089
mod_vvisit_counterTotal3804197

We have: 21 guests, 1 bots online
IP Anda: 54.161.3.96
 , 
Sekarang: Nov 22, 2017
JoomlaWatch 1.2.12 - Joomla Monitor and Live Stats by Matej Koval
Home Artikel Kelahiran Mengatasi Kelahiran Tidak Normal Pada Kambing

Mengatasi Kelahiran Tidak Normal Pada Kambing


Seperti telah dibahas pada artikel  Tahapan Kelahiran  Kambing pada posisi yang normal normal sehingga tidak perlu pertolongan. Namun  ternyata proses kelahiran tersebut tidak selamanya berjalan normal, banyak terjadi kelainan kelahiran yang menyebabkan kesulitan melahirkan (distokia) akibat posisi anak yang tidak normal. Posisi kelahiran yang normal adalah posisi anterior (kepala dan kaki depan keluar lebih dahulu), posisi posterior (kaki belakang keluar lebih dahulu), dan kembar normal (kedua anak pada posisi anterior).

Jika posisi anak menjelang kelahiran normal, setelah ketuban pecah anak akan keluar dalam waktu paling lama 45 menit. Apabila lewat 45 menit setelah ketuban pecah anak belum keluar, maka induk mengalami kesulitan melahirkan dan harus segera ditolong.Kesulitan tersebut biasanya disebabkan oleh posisi kelahiran yang tidak normal. Posisi anak menjelang kelahiran yang tidak normal diantaranya adalah salah satu kaki depan ke belakang, kepala melipat ke belakang, tubuh melingkar, tubuh terbalik(sungsang), dan kembar yang tidak normal (posisi kedua anak tidak beraturan bahkan bisa saling melingkar).pada posisi yang normal normal sehingga tidak perlu pertolongan. Namun  ternyata proses kelahiran tersebut tidak selamanya berjalan normal, banyak terjadi kelainan kelahiran yang menyebabkan kesulitan melahirkan (distokia) akibat posisi anak yang tidak normal. Posisi kelahiran yang normal adalah posisi anterior (kepala dan kaki depan keluar lebih dahulu), posisi posterior (kaki belakang keluar lebih dahulu), dan kembar normal (kedua anak pada posisi anterior).
Jika posisi anak menjelang kelahiran normal, setelah ketuban pecah anak akan keluar dalam waktu paling lama 45 menit. Apabila lewat 45 menit setelah ketuban pecah anak belum keluar, maka induk mengalami kesulitan melahirkan dan harus segera ditolong.
Kesulitan tersebut biasanya disebabkan oleh posisi kelahiran yang tidak normal. Posisi anak menjelang kelahiran yang tidak normal diantaranya adalah salah satu kaki depan ke belakang, kepala melipat ke belakang, tubuh melingkar, tubuh terbalik(sungsang), dan kembar yang tidak normal (posisi kedua anak tidak beraturan bahkan bisa saling melingkar).

Kelainan-kelainan tersebut jika tidak segera ditangani akan menyebabkan kematian anak bahkan kematian induk karena kehabisan tenaga untuk mengeluarkan anak. Untuk mencegah hal tersebut, maka harus segera dibantu. Langkah-langkah dalam membantu kelahiran adalah sebagai berikut:


1. Bersihkan vulva (bibir kemaluan induk) dan daerah sekitarnya dengan sabun dan air
2. Cucilah tangan dan lengan anda  lulur dengan sabun yang lunak sebagai pelicin
3. Masukkan tangan pelan-pelan dengan posisi menguncup ke dalam lubang kelahiran
4. Rasakan dan pastikan bagian-bagian tubuh anak seperti kaki, kepala, dan bagian lainnya dari satu atau dua anak (kembar)
5. Jika posisi anterior harus merasakan kaki depan dan kepala, bila salah satu kaki belum ketemu maka harus dicari yang satunya lagi, kemudian tarik dengan lembut dan hati-hati ke posisi yang normal untuk mengeluarkan anaknya
6. Jika posisi posterior, kedua kaki belakang harus sejajar. Perbedaan kaki depan dan belakang adalah arah telapak kaki. Kaki depan mengarah ke bawah, sedangkan kakii belakang mengarah ke atas
7. Apabila sebagian tubuh anak tidak terletak pada posisi yang normal maka harus dibetulkan ke posisi yang benar (reposisi), kemudian tariklah dengan lembut untuk mengeluarkan anaknya.
8. Untuk membantu pernafasan setelah anak keluar, maka bersihkanlah lendir yang terdapat di dalam hidung dengan cara menggelitik bagian dalam hidung dengan seutas jerami atau pegang kaki belakang kemudian diayunkan dengan hati-hati
9. Terakhir, jika anak sudah bisa bernafas, dekatkanlah dengan induknya untuk dijilati sampai kering dan disusui. Jaga sampai anak kambing bias berdiri sendiri selama 3-6 jam.

Penanganan Induk dan Anak Setelah Proses Kelahiran
Setelah anak lahir segera dibersihkan lendir-lendir yang ada di sekitar mulut dan hidung untuk mempercepat dan memperlancar proses pernafasan, lalu kembalikan kepada induknya untuk dibersihkan semua lendir dari badan anak yang baru lahir tersebut.
Langkah selanjutnya adalah segera memotong dan mengolesi sisa tali pusar dengan desinfektan (betadin atau yodium tinctur). Pada dua jam pertama anak harus mendapatkan kolostrum (cairan susu pertama yang berwarna kuning dan kental) dari induknya, apabila dalam waktu tersebut belum bisa menyusu maka harus dibantu dengan mendekatkan anak kepada induknya atau diperaskan.
Induk yang menjilati  anaknya akan membantu proses pengeluaran plasenta (jawa:ari-ari) dan merangsang penurunan air susu. Setelah melahirkan induk segera diberikan pakan yang cukup dan baik untuk memulihkan kembali kondisi tubuhnya.

 

Sumber bacaan :
Ronohardjo, P dkk. 1984. Penuntun Kesehatan Ternak Kambing. Balitbangnak Deptan. Bogor

Update Terakhir (Selasa, 07 September 2010 18:07)

 

Komentar  

 
0 #1 jasim 2011-01-13 19:01
bagaimana cara mengatasi kambing yang susunya kurang setelah melahirkan? mohon petunjuknya, terimakasih sebelumnya
Kutipan
 
 
0 #2 Lembah Gogoniti 2011-01-13 20:32
Mengutip jasim:
bagaimana cara mengatasi kambing yang susunya kurang setelah melahirkan? mohon petunjuknya, terimakasih sebelumnya

Ada beberapa penyebab turunnya produksi susu kambing:
  • FAKTOR KETURUNAN. Faktor keturunan juga mempengaruhi tingkat produktivitas susu yang dihasilkan, apabila produktivitas susu indukan sedikit kemungkinan keturunannya produktivitas susu juga sedikit begitu pula sebaliknya
  • FAKTOR PAKAN. Pakan sangat mempengaruhi produktivitas susu yang dihasilkan, apabila pakan hanya hijauan saja produksi susu kurang begitu bagus, untuk meningkatkan produksi pakan harus bernutrisi tinggi.Pada kebuntingan tua (diatas 4 bulan) asupan
    pakan harus 2 kali lipat dari segi kualitas maupun kuantitas sehingga
    memenuhi kebutuhan saat melahirkan. Setelah kelahiran jika produksi
    susu kurang bisa diberikan pakan yang dapat merangsang produksi susu
    seperti daun katu, daun turi dan biji-bijian seperti jagung giling,
    pollard.
  • FAKTOR PENYAKIT. Kambing yang terkena penyakit mastitis, cacing hati biasanya produksi susu akan kurang
Kutipan
 
 
0 #3 jasim 2011-01-16 19:02
Terima kasih atas tanggapanya,nam un barang kali ada obat atau lainnya,agar air susu kambing lebih subur,karena kasihan pada anaknya,kalau obat apa nama obatnya? Terima kasih
Kutipan
 
 
+1 #4 Lembah Gogoniti 2011-01-21 14:34
Mengutip jasim:
Terima kasih atas tanggapanya,nam un barang kali ada obat atau lainnya,agar air susu kambing lebih subur,karena kasihan pada anaknya,kalau obat apa nama obatnya? Terima kasih

Apabila kambing tersebut terkena cacing hati obatnya adalah Albendazole 16% Apabila terkena kambing terkena mastitis obatnya adalah Biomycin

Apabila produksi susu kurang, sebaiknya anak kambing diberi tambahan susu sapi
Kutipan
 
 
0 #5 firdiansyah 2011-04-24 10:15
kambing saya udah 12jam ngeden pasca melahirkan tapi tidak ada yang keluar. air ketuban aja tidak keluar. tolong kasih solusinya mas. trima kasih
Kutipan
 
 
0 #6 Lembah Gogoniti 2011-04-26 10:07
Mengutip firdiansyah:
kambing saya udah 12jam ngeden pasca melahirkan tapi tidak ada yang keluar. air ketuban aja tidak keluar. tolong kasih solusinya mas. trima kasih

Menurut pengalaman kami, untuk mengatasi masalah diatas, kambing diusahakan agar berbaring (dalam keadaan berdiri biasanya proses melahirkan kurang lancar) apabila belum berhasil, cempe harus ditarik dengan tangan (tangan harus steril, dan menggunakan kaos tangan yang terbuat dari karet)
Kutipan
 
 
+1 #7 tsabeet 2014-09-24 18:34
Bagaimana cara mengeluarkan plasenta yang gak bisa keluar suda 2 hari? Apa di biarkan saja? Terimakasih atas jawabanya
Kutipan
 
 
0 #8 muna 2015-03-07 13:50
Bagai mana mengatasi kambing yg sakit parah pasca melahirkan anak kembar 3 tp yg 1 meninggal di dalem perut dan lahir nya gak bareng jeda 1 hari,skg induk nya sakit parah gak bisa menyusui dan gak mau mkn,amohon saran obat medis atau tradisional trims
Kutipan
 

Tambah Komentar


Pencarian

http://www.lembahgogoniti.com/artikel/28-slide/37-rumput-gajah-super-odot.html

To view this Flash you need Javascript on your browser and updated version of flash player.

Get Adobe Flash player

Alternative flash content

To view this Flash you need Javascript on your browser and updated version of flash player.

Get Adobe Flash player

Rekening

Bank BCA KCP Wlingi
an: Mukarom Salasa
No. Rek: 322 038 218 3

Bank Mandiri
KCP Blitar Wlingi
an: Mukarom Salasa
No. Rek: 144-00-1172769-7

Bank BRI KCP Wlingi
an: Didik Yusuf
no. rek:
0681-01-002639-50-6

Kelahiran Kambing

Tanggal Perkawinan:

Tanggal :

 

 

Bulan    :

 

 

 

Tahun   :

 

 

Iklan & Jasa

Pasang Iklan, Jasa Desain & Pembuatan Web

Silahkan hubungi :

Mukarom (081 233 9 47676)

email:mukaroms@gmail.com